STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU PAI DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN YANG HARMONIS PADA PESERTA DIDIK KELAS IV DI UPTD SD NEGERI 5 KABANGKA KAB.MUNA

Main Article Content

Kholil Abdul Hakim

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai moderasi beragama pada peserta didik kelas VIII serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya di UPTD SMP Negeri 5 Raha Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi peserta didik kelas VIII, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan kepala sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan moderasi beragama telah berjalan cukup baik melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah. Penerapan tersebut tercermin dalam delapan nilai moderasi beragama, yaitu tawassut (jalan tengah), tawazun (keseimbangan), i’tidal (keadilan), tasamuh (toleransi), musawah (persamaan), syura (musyawarah), tathawwur wa ibtikar (dinamis dan inovatif), serta tahadhdhur (berkeadaban). Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, keteladanan pendidik, budaya sekolah, kegiatan pembelajaran, dan partisipasi peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan keluarga dan masyarakat, kurang optimalnya pendampingan orang tua, serta faktor internal peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memperkuat penerapan moderasi beragama sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang toleran, adil, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU PAI DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN YANG HARMONIS PADA PESERTA DIDIK KELAS IV DI UPTD SD NEGERI 5 KABANGKA KAB.MUNA. (2026). Adhati Journal Of Ar Rasyid, 1(1), 37-48. https://staisyarifmuhammadraha.ac.id/JAR/article/view/10 (Original work published 2026)

References

Akhmadi. 2019. “Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia.” Jurnal Diklat Keagamaan 13(2): 45–55.

Amar, Abu. 2018. “Pendidikan Islam Wasathiyah ke-Indonesia-an.” Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman 2(1): 18–37.

Aqib, Zainal, dan Sujak. 2011. Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter. Bandung: Yrama Widya.

Ash-Shallabi, Ali Muhammad. 2020. Wasathiyah dalam Al-Qur’an: Nilai-Nilai Moderasi Islam dalam Akidah, Syariat, dan Akhlak. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Azra, Azyumardi. 2019. Islam Indonesia: Moderasi, Toleransi, dan Demokrasi. Jakarta: Kencana.

Azra, Azyumardi. 2020. Moderasi Islam di Indonesia: Dari Ajaran, Ibadah, hingga Perilaku. Jakarta: Kencana.

Baron, Robert A., dan Donn Byrne. 2005. Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Fathurrohman, Muhammad. 2015. Budaya Religius dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Yogyakarta: Kalimedia.

Hakim Saifuddin, Lukman. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Harto, Kasinyo. 2019. “Pengembangan Pembelajaran PAI Berwawasan Islam Wasathiyah: Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Peserta Didik.” At-Ta’lim 18.

Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Penerjemah Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Naim, Ngainun. 2018. Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nata, Abuddin. 2018. Sosiologi Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nur, Afrizal, dan Mukhlis Lubis. 2015. “Konsep Wasathiyah dalam Al-Qur’an: Studi Komparatif antara Tafsir Al-Tahrîr wa At-Tanwîr dan Aisar At-Tafâsîr.” An-Nur 4(2): 205–225.

Shihab, M. Quraish. 2020. Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati.

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dengan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zainiyati, Husniyatus Salamah. 2007. “Pendidikan Multikultural: Upaya Membangun Keberagamaan Inklusif di Sekolah.” ISLAMICA 1(2).

Zamroni, dan Umiarso. 2011. ESQ & Model Kepemimpinan Pendidikan: Konstruksi Sekolah Berbasis Spiritual. Semarang: RaSAIL.